Digital School Innovation Challenge (DSIC) 2026 merupakan kompetisi nasional Student Web Project Competition yang dirancang untuk mendorong mahasiswa menghadirkan solusi digital nyata bagi dunia pendidikan, khususnya dalam mendukung transformasi digital sekolah SMA/SMK.
Mengusung semangat “Build • Solve • Innovate • Impact”, DSIC 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, kreativitas, kemampuan teknologi, serta membangun website sekolah yang inovatif, menarik, responsif, dan memiliki manfaat nyata bagi sekolah mitra.
Melalui kompetisi ini, mahasiswa tidak hanya ditantang untuk membuat sebuah website, tetapi juga memahami kebutuhan sekolah, merancang solusi, mengimplementasikan teknologi, hingga mempresentasikan hasil karya secara profesional.
🏫 Membangun Solusi Digital untuk Sekolah
Dalam DSIC 2026, setiap tim mahasiswa bekerja sama dengan satu sekolah SMA/SMK sebagai sekolah mitra. Website yang dikembangkan diharapkan mampu menjadi solusi digital yang dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi sekolah.
Proyek yang dihasilkan bukan sekadar konsep atau prototype, tetapi diarahkan menjadi website sekolah yang siap digunakan dan dapat dipublikasikan secara online.
Dengan demikian, kompetisi ini mempertemukan tiga unsur penting:
- Mahasiswa , sebagai pengembang dan inovator.
- Perguruan tinggi , sebagai lingkungan akademik dan pembina.
- Sekolah SMA/SMK , sebagai mitra sekaligus penerima manfaat solusi digital.
📅 Final DSIC 2026
Final kompetisi dijadwalkan pada
24 Oktober 2026
Pada tahap final, peserta akan melakukan presentasi dan demo website di hadapan tim penilai untuk memperlihatkan inovasi, fungsi, proses pengembangan, serta dampak solusi digital yang telah dibuat.
Hasil akhir kompetisi diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah karya lomba, tetapi dapat menjadi produk digital yang benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah mitra.
🚀 Saatnya Membangun, Memecahkan, dan Berinovasi
Digital School Innovation Challenge 2026 hadir sebagai wadah kolaborasi untuk menghubungkan kreativitas mahasiswa dengan kebutuhan nyata dunia pendidikan.
Melalui satu proyek website, mahasiswa dapat belajar menyelesaikan permasalahan nyata, sekolah memperoleh solusi digital, dan perguruan tinggi memperluas kontribusinya melalui kolaborasi dengan sekolah.
Build. Solve. Innovate. Impact.
Lihat artikel lainnya